Sabtu, 21 April 2012

Kepahitan masa lalu

Untuk : Tuhan

Aku yakin semua orang didunia ini enggak pernah mau di tinggal orang yang di cinta . Dan kenyataan pahit harus aku alami . Aku yang perlahan mulai mencintainya , harus bisa membiarkannya pindah ke luar kota setelah kami melalui UN + kelulusan dan mungkin dia takkan kembali .
Itu sakit , sakit harus melepaskan seseorang yang selama ini telah bersedia mengisi hati ini . Dan aku tau itu juga demi kebaikannya . Rela atau nggak itu tetap enggak merubah pendiriannya untuk tetap tinggal di sana . Setiap hari aku harus menangisi dirinya , berangan bila aku tak ada disampingnya . Apa jadinya aku ? Tak akan ada lagi senyum nya ? Takkan ada lagi marah , tawa dan suaranya . Apakah aku sanggup ?
Tuhan , aku tau semua ini berat pada awalnya . Engkau yang lebih tau , mungkin aku tidak berjodoh dengannya . Tapi bila memang demikian , aku mohon Tuhan . Tolong pertemukan kami kembali . :')
Tuhan , jaga dia baik baik ya kalo udah nggak bareng sama aku lagi . Kalo dia nakal cubit aja pipinya itu . Terus jangan biarkan air matanya menetes dipipi mungil nya itu ya Tuhan .
Biarin dia bahagia ya Tuhan , walaupun mungkin itu enggak sama aku .
Aku bakal bahagia kok Tuhan , asal kan dia bahagia juga .

Terimakasih buat bermacam coretan yang kamu lukiskan dihatiku ya ?
Pesanku kalo kamu udah pindah nanti jangan lupa aku ya .
Jangan nakal lagi .
Baik baik disana ya ?

Mawar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar